Ketika jiwaku melangkah di atas bukit-bukit mimpi indah mu
Jubah agung beraneka warna segera selimuti aku
Hingga mata dan telingaku melihat dan mendengar
Hingga hatiku memahami apa yang ada di dalamnya
Ketulusan, kedalam hatimu yang tiada berbatas
Kejernihan pancaran cahaya cintamu mengalir mesra
Lalu aku rangkul dirimu pada suatu ketulusan yang belum aku ketahui
Mimpi indah mu
***
Cintamu dalam hati
Menjadi segala sesuatu
Yang ku lihat di situ
Layak cahaya matahari
Sinarnya menerang
Memenuhinya dengan begitu
Cintamu dalam hatiku
Meski malam tak benderang
Gelap buta tidak lagi suram
Hati yang muram tak lagi kentara
Cintamu dalam hati ku
Memenuhinya dengan begitu
***
Sejak setahun kemarin, sampai besok lusa
Atau hingga tak berbatas waktu
Diri ini akan tetap tertuju untukmu yang terkasih
Semua yang tercipta dan tertuju hanya karena
yang terkasih selalu
Dan seperti saat ini
Ketika hati tergerak untuk menuliskan
sederet kata-kata indah, kata-kata yang goreskan
warna kelembutan di setiap hari mu
sederet kata-kata yang akan terpahat dalam
relung hati mu
Dan seperti saat ini
Ketika jiwa tergerak untuk mempesonakan angan
bayang-bayangmulah yang senantiasa
terlukis di pelupuk mata, rasuki pesona dalam setiap mimpi ku
Dan disetiap diri ini tergerak untuk entah apa pun itu
Hanya kepada yang terkasihlah semua tertuju
Entah…….
***
Setelah sekian lama, engkau hati ini begitu bercahaya
Bagai kilau embun pagi yang menari di atas dedaunan
dengan mesra sambut hangatnya surya
Engkaulah satu-satunya
Begitu lembut belai kabut asmara dalam jiwaku
Hingga tak ada lagi hampa
Jiwaku kini telah miliki sayap cinta
Yang membawaku ke dalam pelukan mesra tubuhmu
Cukuplah bagi ku cinta dari mu
Kesegaran bunga-bunga rindu yang kau pupuk sangatlah nikmat
Tak dapat aku tumbuhkan bunga yang lain
***
‘sesuatu yang tertuju untuk mu’
Setelah kau baca sesuatu yang tertuju untukmu
seketika itu pula ada yang lain aku rasakan
begitu kuat kuasai hati ini, hingga aku tak dapat
kuasai diri untuk segera menangis
Ada banyak yang seperti aku disekeliling mu
Aku dan mereka sama, tertuju kepada mu
Sudahlah semuanya aku cukupkan pada kata ‘percaya’
aku percaya kau tetap terjaga untuk ku
karena segala perubahan atas dirimu akan aku alami pula
Dan aku percaya, akulah satu-satunya
kekasih di dalam hati mu,
Aku harap kamu tidak salah mengerti akan maksud ku
karena setelah kau baca sesuatu yang tertuju untuk mu itu
semakin mebuatku sadar, tidak ingin aku kehilangan mu
dan semakin meyakinkan aku betapa aku menyayangimu
***
Jika cinta yang ku berikan pada mu hilang dan membuat mu lama menangis
Itu adalah salah ku, sungguh kesalahan ku
Aku inginkan kita tetap bersama dalam iringi waktu, walau saat kemarahan kuasai kita
Jika cinta yang aku berikan untuk mu hilang dan memnuat hati mu lama menagis
Itu adalah salah ku, sungguh kesalahan ku
Kenanglah saat kita merengkuh tawa bersama di malam yang membahagiakan
Karena itu takan tergantikan dalam ingatan
***
aku pun kini saksikan tebaran bintang diangkasa
dalam bening matamu
seakan hanya mimpi,
bersama mu semua berubah jadi nyata
bantu aku agar dapat rimbunkan
jauh di antara langit dan bumi
hati yang pilu tak akan pernah ada
dengan kasih mu kita bersama
bawa jiwa menari, berlari
lintasi bukit hijau jingga
di puncak hari-hari yang indah
di sisi dunia yang ku pijak
adanya bayang mu selalu
iringi langkah ku selalu
***
Kau telah penuhi ruang dalam kamar ini
Seperti kau penuhi hatiku dengan cintamu
Meski lampu itu telah aku padam kan
Namun aku tetap melihat wajah mu
Bagai berkas cahaya bintang
Yang menembus kaca jendela
Menelusuri kehampaan jiwa
Senin, 02 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar