ratusan cerita, ribuan untaian kata
indah tercipta dalam kalbu.
begitu lantang hati bicara, tapi tidak ada sepatah pun yang terucap.
"kata-kata tidak dapat lukiskan apa yang dirasa" ucap bibir ini pada hatiku
aku hanya dapat berikan sebuah ciuman untukmu.
dari sentuhan bibirku kau dapat rasakan dan mengerti apa yang ada dalam jiwaku.
kecupan ini adalah wujud dari cinta yang mengendap dalam hati.
dengan hangatnya ia jaga kita dari roh jahat perusak cinta.
ciuman ini akan abadi, meski kita telah renta,
meski dibasuh oleh airmata dan duka lara.
***
Disetiap fajar meninggi
Aku resah, hatiku penuh rasa gelisah
Karena sinarnya menyayat asaku
Karena panasnya ingatkan akan sengsara
Saat malam, segala hasrat datang
Segala birahi cinta meraja
Tak dapat aku menghalaunya
Hanya kenangan penawarnya
Meskipun hal itu menambah derita
Namun aku hanya bisa diam
Nikmati kerinduan ini dengan kebisuan
***
Dia akan penuhi jiwa kita yang sepi
Kasih dan sayang menambah pesonanya
Dia adalah bahasa yang bisu
Dia adalah kata-kata yang tidak terucap
Dia dapat baurkan sejuta makna
Namun hanya kita yang dapat merasakan kehadirannya
Sebab dia ada karena cinta kita ada
Dia warnai malam panjang kita
Dia hidupkan suasana dengan dihiasi kilau bunga api diangkasa
Dia yang hilangkan penghalang bagi kita
Dia yang sengaja meraih jiwa kita untuk tetap dalam satu cinta
Jumat, 16 Juli 2010
Jumat, 09 Juli 2010
kata-kata malam
akan terlontar sekeping waktu,
bila tak terdengar lagi suaramu,
jauh lebih mesra ketimbang bersit cahaya bulan dari celah jendela
yang daratkan kecupan hangat dipelupuk mata.
kan selalu ku rengkung dirimu oleh serajut kata-kata lembut
sebelum kau rebahkan badan
agar dipangkal mimpimu kau tetap tenang di tengah ranjang
bahkan hingga embun itu menguap
selamat beristirahat, biar aku yang terjaga diluar tidurmu,
mimpikan segala yang terjadi padaku
***
aku tetap berharap bunga merah itu tak kan layu
aku ingin bersama mu sampai segala musim berakhir
aku ingin melihatmu hingga kau pun tertidur lelap
aku akan selalu dengar kata-katamu sampai kau ucapkan selamat malam untukku
***
berbagai impian dan kata-kata tercipta dalam angan
setelah malam perjumpaan kita engkau begitu kuat menjeratku
membawaku ke dunia yang indahnya tak terbayangkan
tak terucapkan
tak terlukiskan
terhempas aku dalam jurang bahagia
entah apa yang terjadi pada diriku
setelah malam perjumpaan kita
engkau menjadi pesona tersendiri bagiku
kau membahana disetiap sisi
bayangmu seakan nyata, jelas dipelupuk mata
hingga tak dapat ku palingkan pandangan kearah lain, selain dirimu
setelah malam perjumpaan kita
bila tak terdengar lagi suaramu,
jauh lebih mesra ketimbang bersit cahaya bulan dari celah jendela
yang daratkan kecupan hangat dipelupuk mata.
kan selalu ku rengkung dirimu oleh serajut kata-kata lembut
sebelum kau rebahkan badan
agar dipangkal mimpimu kau tetap tenang di tengah ranjang
bahkan hingga embun itu menguap
selamat beristirahat, biar aku yang terjaga diluar tidurmu,
mimpikan segala yang terjadi padaku
***
aku tetap berharap bunga merah itu tak kan layu
aku ingin bersama mu sampai segala musim berakhir
aku ingin melihatmu hingga kau pun tertidur lelap
aku akan selalu dengar kata-katamu sampai kau ucapkan selamat malam untukku
***
berbagai impian dan kata-kata tercipta dalam angan
setelah malam perjumpaan kita engkau begitu kuat menjeratku
membawaku ke dunia yang indahnya tak terbayangkan
tak terucapkan
tak terlukiskan
terhempas aku dalam jurang bahagia
entah apa yang terjadi pada diriku
setelah malam perjumpaan kita
engkau menjadi pesona tersendiri bagiku
kau membahana disetiap sisi
bayangmu seakan nyata, jelas dipelupuk mata
hingga tak dapat ku palingkan pandangan kearah lain, selain dirimu
setelah malam perjumpaan kita
Langganan:
Postingan (Atom)
