Senin, 13 Desember 2010

Permainan bodoh

Aku ambil mantelku dan berdiri di siraman hujan,
aku selalu gila seperti ini.
Dan kau melihatku dari balik jendelamu.
Aku selalu berada di luar untuk mencarimu.
Aku mungkin menjadi orang yang aneh,
dengan mata yang hitam dan rambut yang lusuh.
Tapi karena terlalu dingin kau enggan untuk peduli.

Aku kini berdiri didepan pintumu,
dengan kata-kata yang siap diucapkan.
Namun kau menyelaku dan mengatakan,
“hanya orang gila yang melakukan hal aneh seperti ini!”

Itu karena aku tidak menyadari,
karena kau gagal untuk mengerti.
Ini karena hatimu berdarah sebelum aku…..

Permainan bodoh ini mencabik-cabik,
dan kata-katamu tadi hancurkan hatiku.
Kau menghancurkan hatiku.

Kau persilahkan aku masuk kerumahmu
Dengan cara sempurna kau suguhkan aku kopi,
lalu berbicara tentang orang yang kau cintai
Dan aku akan ajari kamu hal-hal kehidupan,
Hal-hal yang berani, hal-hal yang bersih.
Hal-hal yang jujur itu berarti ketulusan.
Kau sembunyikan tangan kotorku di belakang punggungmu.
Sambil berkata;
”Entah dimana, kau pasti punya,
jalan keluar bersama dengan ku.

Aku mengambil mantelku dan pergi,
dibawah siraman hujan,
Kau memang selalu gila seperti itu,
pikirku.......

Tidak ada komentar: